Kereta Api

Arus Balik Imlek 2026: Rekor Kedatangan Penumpang Kereta di Jakarta

Arus Balik Imlek 2026: Rekor Kedatangan Penumpang Kereta di Jakarta
Arus Balik Imlek 2026: Rekor Kedatangan Penumpang Kereta di Jakarta

JAKARTA - Gelombang kepulangan masyarakat usai merayakan libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 mencapai puncaknya pada pertengahan Februari ini. Sebagai pintu gerbang utama transportasi di ibu kota, wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatatkan pergerakan massa yang sangat signifikan. Konsentrasi penumpang yang kembali dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur kini menjadi fokus utama pelayanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) guna memastikan stabilitas arus mobilitas manusia tetap terjaga pasca-liburan.

Data terbaru menunjukkan bahwa Jakarta kembali menjadi titik kumpul utama setelah masa jeda libur panjang yang juga berdekatan dengan persiapan memasuki bulan suci Ramadhan 2026. Fenomena ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat pada moda transportasi rel yang dinilai lebih efisien dalam menghadapi potensi kemacetan di jalur darat non-rel selama masa puncak arus balik.

Puncak Kedatangan Penumpang di Wilayah Daop 1 Jakarta

Manajemen PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta melaporkan adanya lonjakan drastis pada angka kedatangan. Tercatat sebanyak 38.793 penumpang telah tiba di berbagai stasiun wilayah Jakarta. Angka ini secara resmi didaulat sebagai rekor tertinggi selama periode pengawasan libur Imlek, tepatnya sejak 13 hingga 17 Februari 2026.

Meskipun arus balik sangat padat, pergerakan masyarakat yang keluar dari Jakarta juga tetap menunjukkan tren yang stabil. Pada tanggal yang sama, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 24.386 orang dengan tingkat keterisian kursi sebesar 61 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat ruang bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan keluar kota, mengingat tiket keberangkatan masih tersedia sekitar 15.000 tempat duduk.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa lonjakan volume kedatangan pada hari ini telah diantisipasi dengan peningkatan kesiapsiagaan petugas serta optimalisasi layanan operasional di seluruh stasiun yang berada di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Volume kedatangan hari ini menjadi yang tertinggi selama periode libur Imlek. KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh proses pelayanan, baik di area kedatangan maupun keberangkatan, berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangan resmi.

Distribusi Penumpang di Empat Stasiun Utama Jakarta

Kepadatan arus balik ini terdistribusi ke beberapa titik stasiun besar dan penyangga di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan data per 17 Februari 2026, terdapat empat stasiun yang mencatatkan angka kedatangan paling masif, dengan konsentrasi utama di pusat kota dan wilayah pinggiran yang terintegrasi dengan transportasi lokal.

Stasiun dengan angka kedatangan tertinggi pada periode tersebut meliputi:

Stasiun Gambir: 13.217 pelanggan

Stasiun Pasar Senen: 12.546 pelanggan

Stasiun Bekasi: 4.466 pelanggan

Stasiun Jatinegara: 4.382 pelanggan

Pemandangan kepadatan terlihat sangat jelas pada jam-jam kedatangan kereta dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara itu, jika menilik ke belakang pada awal masa liburan, puncak keberangkatan tertinggi dilaporkan terjadi pada 14 Februari 2026, di mana angka okupansi menembus batas maksimal hingga mencapai 100,7 persen.

Analisis Kumulatif Kapasitas dan Penjualan Tiket

Selama rentang enam hari periode libur Imlek (13–18 Februari 2026), KAI Daop 1 Jakarta telah menyiagakan total kapasitas yang cukup besar. Rata-rata tersedia 39.000 kursi setiap harinya, atau secara kumulatif mencapai sekitar 234.000 kursi untuk memfasilitasi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa tiket yang telah terjual sudah menyentuh angka 175.388 kursi. Adapun total kumulatif kedatangan sementara terpantau sebanyak 191.629 pelanggan. Pihak KAI memproyeksikan bahwa sisa arus balik masih akan terasa hingga Rabu (18/2), di mana diperkirakan ada sekitar 33.549 pelanggan yang tiba di Jakarta. Di sisi lain, penumpang yang berangkat pada Rabu diproyeksikan sebanyak 10.844 orang, dengan ketersediaan kursi yang masih melimpah mencapai 27.786 tempat duduk.

Komitmen Pelayanan dan Keamanan Operasional

Menghadapi sisa arus balik dan persiapan operasional rutin, KAI Daop 1 Jakarta terus memperkuat koordinasi di lapangan. Fokus utama tidak hanya pada kelancaran arus penumpang, tetapi juga pada ketepatan waktu perjalanan yang menjadi nilai jual utama transportasi kereta api.

Franoto menambahkan, KAI Daop 1 Jakarta terus mengoptimalkan pelayanan serta koordinasi di lapangan guna memastikan kelancaran arus balik. Efisiensi petugas di area peron dan pengaturan pintu keluar menjadi kunci agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berlebihan di area stasiun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menggunakan layanan kereta api selama periode libur ini. Keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Franoto mengakhiri keterangannya.

Keberhasilan manajemen arus balik pada periode Imlek 2026 ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi KAI dalam menghadapi tantangan transportasi berikutnya, yakni masa angkutan Lebaran yang akan segera tiba dalam waktu dekat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index